Hong Kong Ubah Pulau Wisata Jadi Pusat Karantina Virus Corona

Posted on

Hong Kong pada saat ini tengah menyiapkan camp karantina khusus yang berada di Lady MacLehose Holiday Village untuk warga yang telah dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Pulau wisata tersebut seluas 13,2 hektare tersebut berada di kawasan hutan lindung Taman Wisata Sai Kung.

Pemerintah Hong Kong sejak pada tanggal 23 Januari 2020 yang lalu telah mengubah lokasi liburan tersebut menjadi pusat karantina yang difungsikan untuk menampung orang yang terinfeksi virus corona.

Loading...

Sebuah pos pemeriksaan didirikan di pintu masuk area taman nasional yang tenang untuk memantau orang-orang yang masuk dan keluar.

Departemen Layanan Hiburan dan Kebudayaan yang bernama Lady MacLehose Holiday Village mengatakan bahwa area mereka bisa menampung sebanyak 268 tenda berkemah dan juga 52 bungalow.

Lokasi tersebut lantas menjadi tempat ketiga kamp karantina korban terduga yang terinfeksi virus corona.

Sebelumnya pemerintah China juga telah mengubah Lei Yue Mun Park dan juga sebuah bangunan di kota Fanling untuk menjadi pusat karantina orang yang diduga terinfeksi virus corona.

“Untuk mengatasi kebutuhan karantina di masa depan, Departemen Kesehatan telah menghubungi pengelola desa wisata di bawah organisasi non-pemerintah lain sebagai tempat potensial sebagai pusat karantina,” yang mana ditulis oleh pemerintah Hong Kong dalam pernyataannya.

Hanya saja, rencana pemerintah Hongkong tersebut untuk membuat pusat karantina mendapat protes keras dari warga di kota Fanling. Yang mana sejumlah ratusan warga melayangkan protes keras hingga melemparkan bom molotov sebagai bentuk kekecewaan pembangunan pusat karantina di Fanling, daerah yang berbatasan dengan China.

Sumber : cnnindonesia.com


BACA ARTIKEL LAINNYA
Loading...